Di pinggir hati yang ketir-ketir, aku mlipir,
bersama semilir yang berdzikir.
akhirku khawatir.
kutahu kadang waktu seakan berbalik jungkir,
tak selalu sama dengan angan yang ku ukir.
Kau tahu kadang aku ingin mangkir.
dari sini ku jemput akhir.
tapi biar sejenak berpikir.
barangkali biar kucecap embun secangkir.
kemudian biar cahaya menjemput akhir.
tanpa kugelapi hati yang khawatir.
biar tak lagi khawatir.
tak lagi khawatir.
bila kata memilih sunyi, mata menari mengikuti baris-baris makna.
Tampilkan postingan dengan label agenda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label agenda. Tampilkan semua postingan
Senin, 06 April 2009
Rabu, 18 Maret 2009
agenda pagi
selamat pagi!!!
kau sudah terbangunkah?
ini aku, wangi pagi.
kita berjanji bertemu di tepi cahaya,
kau ucapkan itu semalam, menjelang tidur.
menepilah ke jendela, kau tahu kamarmu adalah lautan.
kita hampir sampai di tepi cahaya.
hiruplah aku, di dadamu aku akan mencair ke dalam darahmu,
bercerita pada tiap sel tubuhmu.
betapa aku merindukan pertemuan itu.
tak lebih rendah, tak lebih tinggi,
kita menyatu dalam datar.
di mana hinggap kupu-kupu.
seperti biasa, dalam terbangnya ia bergetar,
melukis pendar di langit.
kau sudah terbangunkah?
ini aku, wangi pagi.
kita berjanji bertemu di tepi cahaya,
kau ucapkan itu semalam, menjelang tidur.
menepilah ke jendela, kau tahu kamarmu adalah lautan.
kita hampir sampai di tepi cahaya.
hiruplah aku, di dadamu aku akan mencair ke dalam darahmu,
bercerita pada tiap sel tubuhmu.
betapa aku merindukan pertemuan itu.
tak lebih rendah, tak lebih tinggi,
kita menyatu dalam datar.
di mana hinggap kupu-kupu.
seperti biasa, dalam terbangnya ia bergetar,
melukis pendar di langit.
Langganan:
Postingan (Atom)
Karena rumput tetangga lebih hijau. (5)
Saya pun bercerita pada istri, kesenangan sesaat saya, ke-nelangsa-an saya, dan itsar! *gedubrak.. Istri hanya tersenyum karena kekonyolan i...
-
, Adik saya, cowok, tahun ini tamat sma. Karena kemauannya yang tinggi, sugesti saya, dan ijin bapak setelah sedikit kami paksa he2, adik sa...
-
Bapak2: "Antum sudah berkeluarga?" saya: "Belum." (malu...) bapak2: "sudah siap? Maksud ana sudah siap nikah?"...