sehabis malam pekat.
pagi datang tanpa sapa.
membawa layar yang begitu cerah.
lalu dari bukit ini kusaksikan,
pelangi melingkari mataku.
tiba-tiba aku memuja warna.
dalam komposisi yang tak kumengerti.
sementara tak kuingat,
di mana?
bila kata memilih sunyi, mata menari mengikuti baris-baris makna.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Karena rumput tetangga lebih hijau. (5)
Saya pun bercerita pada istri, kesenangan sesaat saya, ke-nelangsa-an saya, dan itsar! *gedubrak.. Istri hanya tersenyum karena kekonyolan i...
-
Saya pun bercerita pada istri, kesenangan sesaat saya, ke-nelangsa-an saya, dan itsar! *gedubrak.. Istri hanya tersenyum karena kekonyolan i...
-
Angin kencang, tangis keras, tak henti, hingga hujan turun Marjo tak lagi menangis. kian deras, marjo kian lelap.
-
Bapak2: "Antum sudah berkeluarga?" saya: "Belum." (malu...) bapak2: "sudah siap? Maksud ana sudah siap nikah?"...
^_^
BalasHapus