bila kata memilih sunyi, mata menari mengikuti baris-baris makna.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Karena rumput tetangga lebih hijau. (5)
Saya pun bercerita pada istri, kesenangan sesaat saya, ke-nelangsa-an saya, dan itsar! *gedubrak.. Istri hanya tersenyum karena kekonyolan i...
-
Saya pun bercerita pada istri, kesenangan sesaat saya, ke-nelangsa-an saya, dan itsar! *gedubrak.. Istri hanya tersenyum karena kekonyolan i...
-
Angin kencang, tangis keras, tak henti, hingga hujan turun Marjo tak lagi menangis. kian deras, marjo kian lelap.
-
Bapak2: "Antum sudah berkeluarga?" saya: "Belum." (malu...) bapak2: "sudah siap? Maksud ana sudah siap nikah?"...
*ada apa?
BalasHapusKadang manusia mati2an merencanakan hidup. Tapi lupa mengingat mati.
BalasHapusKadang manusia mati2an merencanakan hidup. Tapi lupa mengingat mati.
BalasHapusKirain latihan akrobat ga bisa2.
BalasHapusHe2. Jadi inget marjo yang menemukan ketenangan saat menggetah di hutan. Jamaah subuh di mushola seberang jalan lintas selalu dirindunya. Tapi realita membawanya kembali ke hiruk pikuk kehidupan. Ke kota.
BalasHapus